Pages

Minggu, 04 Maret 2012

Makalah Paragrag Argumentasi


Kata Pengantar
Dengan mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,Berkat Beliau m kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “Menulis Karangan Argumentasi” dan dengan harapan semoga makalah ini bisa bermanfaat dan menjadikan referensi bagi kita sehinga lebih mengenal tentang apa itu argumentasi sekaligus manfaat apabila kita mempelajari pelajaran ini.
Makalah ini juga sebagai persyaratan tugas awal semester pada mata pelajaran Bahasa Indonesi.Akhir kata semoga bisa bermanfaat bagi Para Mahasiswa, Pelajar, Umum Khususnya pada diri saya sendiri dan semua yang membaca makalah ini semoga bisa di pergunakan dengan semestinta.



Kata Pengantar..........................................................   1
Daftar Isi.....................................................................   2
Bab 1 Pendahuluan....................................................   3
1.1   Latar Belakang.......................................................................   3
1.2   Rumusan Masalah..................................................................   3
1.3   Tujuan....................................................................................   3
Bab 2 Pembahasan.....................................................   4
2.1 Pengertian Argumentasi.........................................................   4
2.2 Langkah-langkah Membuat Argumentasi............................   5
2.3 Tehnik Pengembangan Argumentasi....................................   5
Bab 3 Penutup............................................................   6
3.1 Simpulan.................................................................................   6
Daftar Pustaka............................................................................   7






Bab 1 Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
     Sebagaimana kita ketahui bahwa mengarang pada hakikatnya adalah  mengungkapkan atau menyampaikan gagasan, informasi, atau pengalaman melalui bahasa tulis. Pengungkapan atau penyampaian gagasan ini dapat diwujudkan melalui berbagai unsur bahasa. Gagasan dapat diungkapkan melalui kata atau kalimat. Ada gagasan diungkapkan dengan paragraf. Bahkan, gagasan yang lengkap diwujudkan melalui karangan utuh.
Seperti dikemukakan di atas, gagasan dapat diungkapkan melalui bentuk paragraf atau karangan utuh. Penyampaian gagasan melalui karangan dapat dibedakan atas berbagai macam berdasarkan tujuan yang hendak dicapai penulisnya. Berdasarkan tujuan yang hendak dicapai oleh penulisnya, kita mengenal karangan di antaranya argumentasi dan persuasi. Jenis karangan argumentasi dan persuasi tentu sudah pernah
Anda dengar. Paling tidak, istilah ini tidak asing bagi Anda. Agar kedua jenis karangan ini dapat Anda pahami secara benar dan utuh, modul ini akan menyajikan beberapa informasi dan contoh mengenai jenis karangan ini. Informasi-informasi tersebut meliputi karakteristik, langkah-langkah penyusunan, dan contoh jenis karangan argumentasi dan persuasi. Selain itu, modul ini memuat contoh kasus pembelajaran dan latihan penyusunan karangan argumentasi dan persuasi. Urutan materi tersebut
menggambarkan urutan kegiatan pengalaman belajar yang akan Anda ikuti.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara membuat karangan argumentasi dengan benar
2. Bagaimana ciri-ciri dari argumentasi
1.3 Tujuan
1. Mengetahui cara membuat karangan argumentasi dengan benar
2. Mengetahui ciri-ciri dari argumentasi

Bab 2 Pembahasan
2.1 Pengertian Argumentasi
Yang dimaksud karangan argumentasi ialah karangan yang terdiri atas paparan alasan dan penyintesisan pendapat untuk membangun suatu kesimpulan. Karangan argumentasi ditulis dengan maksud untuk memberikan alasan, untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan. Corak karangan ini termasuk karangan yang paling sulit bila dibandingkan dengan corak karangan yang lain. Dalam hal ini tidak berarti bahwa karangan argumentasi lebih penting atau lebih berharga daripada jenis karangan-karangan yang lainnya, tetapi kesulitan tersebut muncul karena perlu adanya alasan dan atau bukti yang dapat meyakinkan, sehingga pembaca terpengaruh dan membenarkan gagasan, pendapat, sikap, dan keyakinan kita. Jadi, pada setiap karangan argumentasi selalu kita dapati alasan ataupun bantahan yang memperkuat ataupun menolak sesuatu secara sedemikian rupa guna mempengaruhi keyakinan pembaca sehingga berpihak kepada atau sependapat dengan penulis.

           2.2 Ciri-ciri Argumentasi
Seperti halnya dengan karangan lainnya, karangan Argumentasi juga memiliki ciri-ciri yaitu :

ž    Menjelaskan pendapat agar pembaca yakin.
ž    Memerlukan fakta untuk pembuktian berupa gambar/grafik, dan lain-lain.
ž    Menggali sumber ide dari pengamatan, pengalaman, dan penelitian.
ž    Penutup berisi kesimpulan.
ž    Mengandung data atau fakta yang dapat di pertanggungjawabkan.
ž    Penjelasannya disampaikans ecaralogis.



2.3 Langkah Menulis Karangan Argumentasi
Dalam penulisan karangan argumentasi, kita harus bertumpuan pada langkah-langkah penulisan yang telah disediakan sebagai persyaratan dari karangan argumentasi yang baik, berikut langkah-langkah penulisan karangan argumentasi :
ž  Menentukan lebih dahulu topik argumentasi kita, misalnyaPentingnya Swasembada Bahan Makanan untuk Kepentingan Ketahanan dan Pertahanan Negara”
ž  Menentukan tujuan kita berargumentasi dalam penulisan itu, misalnya sebagai berikut. Meyakinkan pembaca bahwa swasembada pangan merupakan sarana yang ampuh untuk memperkuat ketahanan dan pertahanan negara.
ž  Agar pembaca dapat meyakini uraian seperti di atas, kita perlu mencari bahan yang cukup dan dapat dikembangkan dari topik yang telah dipilih.
ž  Menyusun kerangka karangan berdasarkan topik dan tujuan yang telah kita tentukan.

2.4 Tehnik Pengembangan Argumentasi
Karangan argumentasi sering dikembangkan dari pemaparan hal-hal yang khusus untuk mencapai suatu generalisasi, dan kadang-kadang juga dibangun mulai dari pemaparan yang general (umum) ke pemaparan hal-hal yang khusus.
     Oleh karena itu, kita mengenal dua teknik ngembangan argumentasi yang dapat di pilih, yaitu: (1) teknik induktif, dan (2) teknik deduktif. Teknik induksi ada tiga macam, yaitu (a) generalisasi, (b) analogi, dan (c) hubungan sebab-akibat.
Pengertian :
ž  Teknik Induktif adalah teknik yang didasarkan pada pengamatan langsung atas bukti nyata dan disempurnakan dengan simpulan.
ž  Teknik deduktif teknik yang didasarkan atas data yang sudah ada.
ž  Induksi Generalisasi adalah metode induksi yang menghasilkan satu kesimpulan umum berdasarkan data yang ada.
ž  Induksi Analogi adalah penalaran dengan cara membandingkan dua hal yang banyak mengandung persamaan.
ž  Induksi Sebab-akibat adalah pengembangan dengan cara berpikir kausalitas


       Bab 3 Penutup
        3.1 Simpulan
Karangan argumentasi ditulis dengan maksud untuk memberikan alasan, untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan. Jadi, pada setiap karangan argumentasi selalu terdapat alasan (argumen) ataupun bantahan yang memperkuat ataupun menolak sesuatu secara sedemikian rupa guna mempengaruhi keyakinan pembaca. Pengembangan argumentasi dengan teknik induktif adalah
penyusunan argumentasi yang dilakukan dengan mengemukakan lebih dahulu buktibukti
kemudian diambil kesimpulan yang bersifat umum. Adapun pengembangan
argumentasi dengan teknik deduktif dimulai dengan suatu kesimpulan umum yang
kemudian disusul uraian mengenai hal-hal yang khusus. Alasan-alasan atau bukti-bukti
yang terdapat dalam argumentasi deduktif ini disebut premis.




Daftar Pustaka
Sumber :



0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger